Menjadi muslim seharusnya berkualitas

Gambar

 

http://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/ratusan-ribu-jamaah-muslim-india-shalat-subuh-di-masjid-_110407091003-381.jpg

 

 

“ Inna sholaati wanusukii wa mahyaya wa mamatii, lillahi robbil ‘aalaamiin”

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, seluruh hidupku dan matiku  hanya untuk ALLOH Tuhan semesta alam

 

Sesungunya disetiap sholat kita , kita telah berikrar hal demikian, maka pantaskah kita menghadap ALLOH dengan sholat dan ibadah  yang asal-asalan, menyerahkan hidup kepada ALLOH SWT dengan kehidupan yang dipenuhi dengan kemalasan dan tidak berkualitas, atau bahkan dipanggil menghadap ALLOH SWT dalam keadaan Suul khotimah.

Sepatutnya kita sadari, bahwa sesunguhnya sebagai  seorang muslim ikrar/ sumpah tersebut adalah sangat sakral, karena sumpah itu kita ikrarkan saat menghadap ALLOH SWT dan  berhubungan lansung  dengan ALLOH SWT.

Maka Seharusnyalah kita persembahkan kepada ALLOH SWT, sesuai dengan sumpah kita, sholat, ibadah, hidup, dan kematian yang terbaik dan berkualitas.

Jadilah muslim yang terbaik…

Tunggu ya….

Gambar

Masih ingat dengan postingan cerita tentang sholat….!

Mari kita renungkan bersama-sama,

Kita bahkan yang mengaku sholat lima waktu, yang sholatnya tidak pernah bolong, yang tidak pernah sekalipun meninggalkan perintah sujud kepada ALLOH, ternyata masih angkuh dan lalai.

Sering kita tidak menyadari, bahwa kita terlalau berani memberikan perintah tunggu kepada ALLOH

Ketika ALLOH memanggil melalui para muzzinnya “ Hayya ‘Alassholaah” (mari kita sholat), kita kita lancang sekali memberikan perintah tunggu kepada ALLOH.

“Tunggu ya, saya lagi meeting”

“Tunggu ya, saya lagi kerja”

“Tunggu ya, saya lagi makan”

Atau bahkan “Tunggu ya, saya lagi belajar”

Mari kita renungkan,

bahkan perkara dunia itu telah membuat kita lalai dari panggilan ALLOH.

Perkara dunia yang oleh ALLOH telah jamin kecukupannya untuk kita, telah membuat kita lalai dan risau memikirkannya.

Perkara dunia yang oleh Rosululloh diibratkan sebagai seonggok bangkai di jalanan, telah membuat kita terlalu lancang memberikan perintah tunggu kepada ALLOH.

Maka saya berpesan untuk anak-anakku dan untuk saudara-saudaraku yang saya cintai karena ALLOH.

“Bersungguh-sungguhlah kamu sholat, tapi jangan lupa kerja”

“Cari ALLOH dulu, ALLOH lagi, dan ALLOH terus”

cerita tentang shalat

Gambar

 

Ada seorang manusia yang bertemu dengan setan di waktu subuh. Entah bagaimana awalnya, akhirnya mereka berdua sepakat mengikat tali persahabatan. Ketika waktu subuh berakhir dan orang itu tidak mengerjakan shalat, maka setan pun sambil tersenyum bergumam, “Orang ini memang boleh menjadi sahabatku..!”

Begitu juga ketika waktu Zuhur orang ini tidak mengerjakan shalat, setan tersenyum lebar sambil membatin, “Rupanya inilah bakal teman sejatiku di akhirat nanti..!”

Ketika waktu ashar hampir habis tetapi temannya itu dilihatnya masih juga asik dengan kegiatannya, setan mulai terdiam……

Kemudian ketika datang waktunya magrib,temannya itu ternyata tidak shalat juga, maka setan nampak mulai gelisah, senyumnya sudah berubah menjadi kecut. Dari wajahnya nampak bahwa ia seolah-olah sedang mengingat-ngingat sesuatu.

Dan akhirnya ketika dilihatnya sahabatnya itu tidak juga mengerjakan shalat Isya, maka setan itu sangat panik. Ia rupanya tidak bisa menahan diri lagi,dihampirinya sahabatnya yang manusia itu sambil berkata dengan penuh ketakutan, “Wahai sobat, aku terpaksa memutuskan persahabatan kita!”

Dengan keheranan manusia ini bertanya, “Kenapa engkau ingkar janji bukankah baru tadi pagi kita berjanji akan menjadi sahabat?”.

“Aku takut!”,jawab setan dengan suara gemetar.

“Nenek moyangku saja yang dulu hanya sekali membangkang pada perintah-Nya, yaitu ketika menolak disuruh “sujud” pada Adam, telah dilaknat-Nya; apalagi engkau yang hari ini saja kusaksikan telah lima kali membangkang untuk bersujud pada-Nya (Sujud pada Allah). Tidak terbayangkan olehku bagaimana besarnya murka Allah kepadamu !”, kata setan sambil berlalu pergi. (dikutip dari Milis sabili@yahoogroups.com)